DAN AKU DARI QURAISY..

DAN AKU DARI QURAISY..
RAMPAS PALESTINE "2013 .. says: INSYAALLAH.. TUHANKU PASTI AKAN MENOLONGKU..

MQTK

mqtk PERTUBUHAN PELAJAR-PELAJAR ALQURAN
DATUK SYED KADOK KELANTAN (MQTK)
widgeo.net

CONTENT:

YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM

Image Hosted by PicturePush - Photo SharingImage Hosted by PicturePush - Photo Sharing

Monday, March 7, 2011

SIRI ABU NAWAS I


Kumpulan Kisah Abu Nawas yang didapat dari berbagai sumber.
Siapakah Abu Nawas? Tokoh yang dinggap badut namun juga dianggap ulama besar ini— sufi, tokoh super lucu yang tiada bandingnya ini aslinya orang Persia yang dilahirkan pada tahun 750 M di Ahwaz meninggal pada tahun 819 M di Baghdad. Setelah dewasa ia mengembara ke Bashra dan Kufa. Di sana ia belajar bahasa Arab dan bergaul rapat sekali dengan orang-orang badui padang pasir. Karena pergaulannya itu ia mahir bahasa Arab dan adat istiadat dan kegemaran orang Arab", la juga pandai bersyair, berpantun dan menyanyi. la sempat pulang ke negerinya, namun pergi lagi ke Baghdad bersama ayahnya, keduanya menghambakan diri kepada Sultan Harun Al Rasyid Raja Baghdad. Nama Abu Nawas begitu populernya sehingga cerita-cerita yang mengandung humor banyak yang dinisbatkan berasal dari Abu Nawas.


SIRI I
Pesan Bagi Para Hakim
PDF Print E-mail
Bapaknya Abu Nawas adalah Penghulu Kerajaan Baghdad bernama Maulana. Pada suatu hari bapaknya Abu Nawas yang sudah tua itu sakit parah dan akhirnya meninggal dunia.
Abu Nawas dipanggil ke istana. la diperintah Sultan (Raja) untuk menguburjenazah bapaknya itu sebagaimana adat Syeikh Maulana. Apa yang dilakukan Abu Nawas hampir tiada bedanya dengan Kadi Maulana baik mengenai tatacara memandikan jenazah hingga mengkafani, menyalati dan mendo'akannya, maka Sultan bermaksud mengangkat Abu Nawas menjadi Kadi atau penghulu menggantikan kedudukan bapaknya.
Namun... demi mendengar rencana sang Sultan. Tiba-tiba saja Abu Nawas yang cerdas itu tiba-tiba nampak berubah menjadi gila.
Usai upacara pemakaman bapaknya. Abu Nawas mengambil batang sepotong batang pisang dan diperlakukannya seperti kuda, ia menunggang kuda dari batang pisang itu sambil berlari-lari dari kuburan bapaknya menuju rumahnya. Orang yang melihat menjadi terheran-heran dibuatnya.
Pada hari yang lain ia mengajak anak-anak kecil dalam jumlah yang cukup banyak untuk pergi ke makam bapaknya. Dan di atas makam bapaknya itu ia mengajak anak-anak bermain rebana dan bersuka cita.
Kini semua orang semakin heran atas kelakuan Abu Nawas itu, mereka menganggap Abu Nawas sudah menjadi gila karena ditinggal mati oleh bapaknya.
Pada suatu hari ada beberapa orang utusan dari Sultan Harun Al Rasyid datang menemui Abu Nawas.
"Hai Abu Nawas kau dipanggil Sultan untuk menghadap ke istana." kata wazir utusan Sultan.
"Buat apa sultan memanggilku, aku tidak ada keperluan dengannya."jawab Abu
Nawas dengan entengnya seperti tanpa beban.
"Hai Abu Nawas kau tidak boleh berkata seperti itu kepada rajamu."
"Hai wazir, kau jangan banyak cakap. Cepat ambil ini kudaku ini dan mandikan di sungai supaya bersih dan segar." kata Abu Nawas sambil menyodorkan sebatang pohon pisang yang dijadikan kuda-kudaan.
Si wazir hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Abu Nawas.
"Abu Nawas kau mau apa tidak menghadap Sultan?" kata wazir.
"Katakan kepada rajamu, aku sudah tahu maka aku tidak mau." kata Abu Nawas.
"Apa maksudnya Abu Nawas?" tanya wazir dengan rasa penasaran.
"Sudah pergi sana, bilang saja begitu kepada rajamu." sergah Abu Nawas sembari menyaruk debu dan dilempar ke arah si wazir dan teman-temannya.
Si wazir segera menyingkir dari halaman rumah Abu Nawas. Mereka laporkan keadaan Abu Nawas yang seperti tak waras itu kepada Sultan Harun Al Rasyid.
Dengan geram Sultan berkata,"Kalian bodoh semua, hanya menghadapkan Abu Nawas kemari saja tak becus! Ayo pergi sana ke rumah Abu Nawas bawa dia kemari dengan suka rela ataupun terpaksa."
Si wazir segera mengajak beberapa prajurit istana. Dan dengan paksa Abu Nawas di hadirkan di hadapan raja.
Namun lagi-lagi di depan raja Abu Nawas berlagak pilon bahkan tingkahnya ugal-ugalan tak selayaknya berada di hadapan seorang raja.
"Abu Nawas bersikaplah sopan!" tegur Baginda.
"Ya Baginda, tahukah Anda....?"
"Apa Abu Nawas...?"
"Baginda... terasi itu asalnya dari udang !"
"Kurang ajar kau menghinaku Nawas !"
"Tidak Baginda! Siapa bilang udang berasal dari terasi?"
Baginda merasa dilecehkan, ia naik pitam dan segera memberi perintah kepada para pengawalnya. "Hajar dia ! Pukuli dia sebanyak dua puluh lima kali"
Wah-wah! Abu Nawas yang kurus kering itu akhirnya lemas tak berdaya dipukuli tentara yang bertubuh kekar.
Usai dipukuli Abu Nawas disuruh keluar istana. Ketika sampai di pintu gerbang kota, ia dicegat oleh penjaga.]
"Hai Abu Nawas! Tempo hari ketika kau hendak masuk ke kota ini kita telah mengadakan perjanjian. Masak kau lupa pada janjimu itu? Jika engkau diberi hadiah oleh Baginda maka engkau berkata: Aku bagi dua; engkau satu bagian, aku satu bagian. Nah, sekarang mana bagianku itu?"
"Hai penjaga pintu gerbang, apakah kau benar-benar menginginkan hadiah Baginda yang diberikan kepada tadi?"
"lya, tentu itu kan sudah merupakan perjanjian kita?"
"Baik, aku berikan semuanya, bukan hanya satu bagian!"
"Wan ternyata kau baik hati Abu Nawas. Memang harusnya begitu, kau kan sudah sering menerima hadiah dari Baginda."
Tanpa banyak cakap lagi Abu Nawas mengambil sebatang kayu yang agak besar lalu orang itu dipukulinya sebanyak dua puluh lima kali.Tentu saja orang itu menjerit-jerit kesakitan dan menganggap Abu Nawas telah menjadi gila.
Setelah penunggu gerbang kota itu klenger Abu Nawas meninggalkannya begitu saja, ia terus melangkah pulang ke rumahnya.
Sementara itu si penjaga pintu gerbang mengadukan nasibnya kepada Sultan Harun Al Rasyid.
"Ya, Tuanku Syah Alam, ampun beribu ampun. Hamba datang kemari mengadukan Abu Nawas yang teiah memukul hamba sebanyak dua puluh lima kali tanpa suatu kesalahan. Hamba mohom keadilan dari Tuanku Baginda."
Baginda segera memerintahkan pengawal untuk memanggil Abu Nawas. Setelah Abu Nawas berada di hadapan Baginda ia ditanya."Hai Abu Nawas! Benarkah kau telah memukuli penunggu pintu gerbang kota ini sebanyak dua puluh lima kali pukulan?"
Berkata Abu Nawas,"Ampun Tuanku, hamba melakukannya karena sudah sepatutnya dia menerima pukulan itu."
"Apa maksudmu? Coba kau jelaskan sebab musababnya kau memukuli orang itu?" tanya Baginda.
"Tuanku,"kata Abu Nawas."Hamba dan penunggu pintu gerbang ini telah mengadakan perjanjian bahwa jika hamba diberi hadiah oleh Baginda maka hadiah tersebut akan dibagi dua. Satu bagian untuknya satu bagian untuk saya. Nah pagi tadi hamba menerima hadiah dua puluh lima kali pukulan, maka saya berikan pula hadiah dua puluh lima kali pukulan kepadanya."
"Hai penunggu pintu gerbang, benarkah kau telah mengadakan perjanjianseperti itu dengan Abu Nawas?" tanya Baginda.
"Benar Tuanku,"jawab penunggu pintu gerbang.
"Tapi hamba tiada mengira jika Baginda memberikan hadiah pukulan."
"Hahahahaha! Dasar tukang peras, sekarang kena batunya kau!"sahut Baginda."Abu Nawas tiada bersalah, bahkan sekarang aku tahu bahwa penjaga pintu gerbang kota Baghdad adalah orang yang suka narget, suka memeras orang! Kalau kau tidak merubah kelakuan burukmu itu sungguh aku akan memecat dan menghukum kamu!"
"Ampun Tuanku,"sahut penjaga pintu gerbang dengan gemetar.
Abu Nawas berkata,"Tuanku, hamba sudah lelah, sudah mau istirahat, tiba-tiba diwajibkan hadir di tempat ini, padahal hamba tiada bersalah. Hamba mohon ganti rugi. Sebab jatah waktu istirahat hamba sudah hilang karena panggilan Tuanku. Padahal besok hamba harus mencari nafkah untuk keluarga hamba."
Sejenak Baginda melengak, terkejut atas protes Abu Nawas, namun tiba-tiba ia tertawa terbahak-bahak, "Hahahaha...jangan kuatir Abu Nawas."
Baginda kemudian memerintahkan bendahara kerajaan memberikan sekantong uang perak kepada Abu Nawas. Abu Nawas pun pulang dengan hati gembira.
Tetapi sesampai di rumahnya Abu Nawas masih bersikap aneh dan bahkan semakin nyentrik seperti orang gila sungguhan.
Pada suatu hari Raja Harun Al Rasyid mengadakan rapat dengan para menterinya.
"Apa pendapat kalian mengenai Abu Nawas yang hendak kuangkat sebagai kadi?"
Wazir atau perdana meneteri berkata,"Melihat keadaan Abu Nawas yang semakin parah otaknya maka sebaiknya Tuanku mengangkat orang lain saja menjadi kadi."
Menteri-menteri yang lain juga mengutarakan pendapat yang sama.
"Tuanku, Abu Nawas telah menjadi gila karena itu dia tak layak menjadi kadi."
"Baiklah, kita tunggu dulu sampai dua puluh satu hari, karena bapaknya baru saja mati. Jika tidak sembuh-sembuh juga bolehlah kita mencari kadi yang lain saja."
Setelah lewat satu bulan Abu Nawas masih dianggap gila, maka Sultan Harun Al Rasyid mengangkat orang lain menjadi kadi atau penghulu kerajaan Baghdad.
Konon dalam seuatu pertemuan besar ada seseorang bernama Polan yang sejak lama berambisi menjadi Kadi, la mempengaruhi orang-orang di sekitar Baginda untuk menyetujui jika ia diangkat menjadi Kadi, maka tatkala ia mengajukan dirinya menjadi Kadi kepada Baginda maka dengan mudah Baginda menyetujuinya.
Begitu mendengar Polan diangkat menjadi kadi maka Abu Nawas mengucapkan syukur kepada Tuhan.
"Alhamdulillah aku telah terlepas dari balak yang mengerikan.
Tapi.,..sayang sekali kenapa harus Polan yang menjadi Kadi, kenapa tidak yang lain saja."

Mengapa Abu Nawas bersikap seperti orang gila? Ceritanya begini:
Pada suatu hari ketika ayahnya sakit parah dan hendak meninggal dunia ia panggii Abu Nawas untuk menghadap. Abu Nawas pun datang mendapati bapaknya yang sudah lemah lunglai.
Berkata bapaknya,"Hai anakku, aku sudah hampir mati. Sekarang ciumlah telinga kanan dan telinga kiriku."
Abu Nawas segera menuruti permintaan terakhir bapaknya. la cium telinga kanan bapaknya, ternyata berbau harum, sedangkan yang sebelah kiri berbau sangat busuk.
"Bagamaina anakku? Sudah kau cium?"
"Benar Bapak!"
"Ceritakankan dengan sejujurnya, baunya kedua telingaku ini."
"Aduh Pak, sungguh mengherankan, telinga Bapak yang sebelah kanan berbau harum sekali. Tapi... yang sebelah kiri kok baunya amat busuk?"
"Hai anakku Abu Nawas, tahukah apa sebabnya bisa terjadi begini?"
"Wahai bapakku, cobalah ceritakan kepada anakmu ini."
Berkata Syeikh Maulana "Pada suatu hari datang dua orang mengadukan masalahnya kepadaku. Yang seorang aku dengarkan keluhannya. Tapi yang seorang lagi karena aku tak suaka maka tak kudengar pengaduannya. Inilah resiko menjadi Kadi (Penghulu). Jia kelak kau suka menjadi Kadi maka kau akan mengalami hai yang sama, namun jika kau tidak suka menjadi Kadi maka buatlah alasan yang masuk akal agar kau tidak dipilih sebagai Kadi oleh Sultan Harun Al Rasyid. Tapi tak bisa tidak Sultan Harun Al Rasyid pastilah tetap memilihmu sebagai Kadi."
Nan, itulah sebabnya Abu Nawas pura-pura menjadi gila. Hanya untuk menghindarkan diri agar tidak diangkat menjadi kadi, seorang kadi atau penghulu pada masa itu kedudukannya seperti hakim yang memutus suatu
perkara. Walaupun Abu Nawas tidak menjadi Kadi namun dia sering diajak konsultasi oleh sang Raja untuk memutus suatu perkara. Bahkan ia kerap kali dipaksa datang ke istana hanya sekedar untuk menjawab pertanyaan Baginda Raja yang aneh-aneh dan tidak masuk akal.



(TAMMAT) 

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Video Ahlulbait Melayu Bar

Loading...

MQTK Bahagian Agama & Kaunseling [BAKA PDRM] BUKIT AMAN MALAYSIA

KERJASAMA MQTK_QSI Bersama Unit BAKA PDRM Bukit Aman
MQTK_ISTAC/IIUM 7 feb 2011M

Video: MENITI TITIAN USANG-AMY SEARCH & MQTK 2011

VIDEO MQTK ................ KEMBARA DI TANAH GERSANG

My Blog List

PERTUBUHAN PELAJAR ALQURAN DATUK SYED KADOK KELANTAN MQTK 1909M

BENDERA ASAL NEGERI KELANTAN

BENDERA ASAL NEGERI KELANTAN
Panji-Panji Hitam Diambil dari bendera asal negeri Kelantan DarulNaim sebelum ditukar oleh kerajaan Kelantan pada tahun 1909M. Di masa bendera Panji-Panji Hitam ini dikibarkan, hukum HUDUD dijalankan sehingga pada masa era pasca penjajahan. Bendera ini berimejkan seekor anjing yang bernama KITMIR iaitu antara anjing-anjing yang dimasukkan ke Syurga. Anjing Kitmir ini telah menjaga pintu gua tempat dimana pemuda ArRakim AshabulKhafi telah ditidurkan Allah selama 309 tahun. MasyaAllah!! Riwayatnya anjing ini akan kembali untuk membantu nabi Isa putera Maryam untuk membunuh Dajjal Laknatullah bersama-sama AshabulKhafi dan Imam Mahdi. "Di akhir zaman, kaum kerabatku akan diinjak-injak dan dihina-hina sehinggalah datang stu kaum dari sebelah timur yang akan menegakkan Panji-Panji Hitam; Itulah Pemuda Bani Tamin". Dan Pemuda ini akan menyerahkan kekuasaan kepada Imam yang sebenar iaitu Imam Mahdi setelah kerajaannya kuat. Pemuda ini merupakan seorang anak raja yang zuhud dari keturunan Rasulullah SAW bernasabkan syd. Hussein rd. Kalimah khat pada bendera hitam itu pula adalah sepotong ayat alQuran yang bermaksud 'Pertolongan Allah' atau Nasrumminallah'. Manakala perkataan Kelantan tertulis pada ekornya sebagai simbol wilayah.

About Me

My photo
Madina, Saudi Arabia, Israel
Raja-Raja Melayu adalah Ahlulbait. Nak mengenal AhlulBait perlu mengenal Raja-Raja Melayu; Dan nak mengenal Raja-Raja Melayu perlu kenal orang Melayu dahulu.

HISTORY IS MY IDENTITY

Image Hosted by PicturePush - Photo Sharing
by BobspekRockers AlKubra on Wednesday, 01 September 2010 at 09:16

MISTAKEN IDENTITY:

Image Hosted by PicturePush - Photo Sharing

"Jika mereka meletakkan Matahari di tangan kanan saya dan Bulan di tangan kiri saya, supaya saya meninggalkan usaha saya ini, TIDAK AKAN SAYA TINGGAL-kan! Sehinggalah Wahyu Allah (A Statement of Truth) mengatasi segala-galanya".... zZ

SEJARAH AHLULBAIT MELAYU: TITIHAN YM SYED HUSSEIN JAMADILKUBRA NUSANTARA

Image Hosted by PicturePush - Photo Sharing>> .. Any matters raised, I would like to say that the Islamic Empire ruled for 500 years was actually Islam that killed my ancestor, namely Saidina Hussain rd. (Grandson of the Prophet Muhammad SAW) in Karbala until the descent I had to hide in Iran (Persian Zoroaster-)-Hadramaut (Allawiyyin-Suffiyyah) and finally to Gujarati [(Delhi Sultanate-Sultan Ahmad Jalal AlAkhbar (Zoroastarian+Monghul)] > and the final Kingdom is PATTANI or Nusantara or 'The Land's of Malay'/Jawiyun...

Al-Jawiyun nama gelarannya, Tanah jawi tempat asalnya. Kemuncak zaman keagungan di abad ke 13.

and than The Last ZORRO (MQTK laa..!! http://bobspek.blogspot.com/search/label/HISTORY%20OF%20THE%20MASK%20OF%20ZORRO%20IN%20MALAY) zappP_____zZ .. InsyaAllah..

Then The Sultanate get 14 offspring of siblings and 7 to the East [(Federated Malay-Monarchy (YM Syed Hussein JamadilKubra Nusantara 1350M)] and 7 more people living in the continent of India (India-Pakistan-Afghanistan), two streams of Islam distinguishes this continent with the Islamic Middle East or Islamic Modern hybrids or Islamic or any name in Islam, but conditions still have 73 Islamic groups, but split up Resurrection.

Ahlulbayt for hunting and is killed by the Muslims themselves who do not like the direction that God's love in Ahlulbayt. Then Ahlulbayt killed and hated until now. Because Islam is the belief that elected caliph of Ahlulbayt. Those murderers saidina Hussein (Grandson of the Prophet Muhammad ) this is the hadith that rotate (Words by Prophet Muhammad SAW) and said it was the basis of Islam. This problem should be resolved by our IMAM.. (last task given)!

3:33 Allah chose Adam, Noah, Abraham Family (Ahlulbayt) and Imran Family (Jew and Christian) than from other nations in his day; as a descendant of a descendant of the other. "

61:4. O you who believe! Be you helpers of Allâh as said 'Iesa (Jesus), son of Maryam (Mary), to Al­Hawârîûn (the disciples): "Who are my helpers (in the Cause) of Allâh?" Al­Hawârîeen (the disciples) said: "We are Allâh's helpers" (i.e. we will strive in His Cause!). Then a group of the Children of Israel believed and a group disbelieved. So We gave power to those who believed against their enemies, and they became the uppermost.

>>>>

Keliru Abraham ke Ibrahim? Musa ke Moses? Haurn ke Aron? Ishak ke Isaac? Muhammad ke Ahmad? Isa ke Jesus? dan yang mana satu jantannya dan yang mana betinanya?..hahaha..

Tidak Kami tinggalkan melainkan tertulis dalam KITAB yang NYATA sebelum peristiwa itu berlaku; supaya kamu tidak bersedih hati di atas apa yang luput daripada kamu dan tidak terlalu bersukacita di atas apa yang telah Kami kurniakan pada kamu." (alquran)

slmkum

King's of The Los Kingdom/.. zapp___zZ The Last ZORRO 1909M/BobspekRockers alKubra/Azurri68...

>>

.Image Hosted by PicturePush - Photo Sharing

>>

'PERISTIWA TRAGEDI KAIN CINDAI' -DYMM Sultan Kelantan, SULTAN MUHAMMAD KE V dari titihan Raja Long Yunus, yang mana Raja Long Yunus telah dilantik oleh datuknendaku Tengku Sri Maharaja Datuk Perdana Menteri LONG GAFFAR (1576M) menjadi Sultan Kelantan dan dipanggil 'Pemerintahan Raja Dua Bersaudara'. Dalam "Tragedi Kain Cindai' itu, Raja Long Gaffar telah membunuh Sultan Kelantan di masa itu, iaitu Raja Long Pandak dan menukar Sultan baru (Raja Long Yunus). Kemudian Datuknendaku membuat pemerintahan HUDUD YANG PERTAMA DI KELANTAN dan berpusat di pondok LIMBAT; Wasiat Raja Long Gaffar pada Raja Long Yunus; "ADIK! KAMU DUDUK DALAM ISTANA, BIAR ABE PEGANG RAKYAT"

>>

Image Hosted by PicturePush - Photo Sharing

>>> Warisan Siti Qantura-Nabi Ibrahim (Yunnan) adalah Puteri yang ketiga bernama Puteri Linang Cahaya; yang berkahwin akan dia dengan Ketua Wali 7 di Nusantara, Syed Hussien JamadilKubra @ Jamaluddin AlAkhbar @ salasilah alKubra, dari kerajaan kesultanan Delhi/Deccan (Zoroaster-Monghul-Ahlulbait); yang BERWASIAT KEPADA ZURIATNYA SUPAYA, 'JANGAN MAKAN IKAN KEKACANG'..!! Maka dari keturunan keduanya lahirlah Syed Ali Nurul Alam (Empayar PATTANI) Yang juga digelar Sultan Qumbul atau Patih Gajah Mada, Merupakan moyang kepada Wali Songo yang ternama itu. Dari keturunan keduanyakah akan lahirnya Bani Tamim itu? Yang disebut 'PEMBANTU AL-MAHDI DI AKHIR ZAMAN'...??!! yang mana akhirnya Bani Tamim akan menyerahkan kekuasaannya pada seseorang yang digelar AL HASYIMI .... wallah'hualam..

Image Hosted by PicturePush - Photo Sharing

KISAH SYAIDINA HASSAN RD DENGAN KHALIFAH MUAWWIYYAH

Suatu hari, ketika berdebat dengan Muawiyyah (Penulis Wahyu zaman Nabi iaitu bapa kepada Yazid Laknatullah), maka nenda kita Syaidina Hassan telah berkata:

"Wahai Muawiyyah! Bagaimana kami harus mengikut kamu di dunia ini sedangkan kami adalah KHALIFAH kamu di akhirat. Dan bagaimana kami perlu mengikut kamu di dunia ini sedangkan kamulah yang perlu mengikut kami di akhirat nanti".

______________________________

KATA-KATA SYAIDINA HUSSEIN rd:

"Kalaulah Tidak kerana aku mahukan RAHMAT ALLAH (alquran) tersebar di antara kalian, nescaya aku tidak akan berbicara dengan kalian semua"

BookGlobal.Net

Pada yang mengenal ahlulbait - JANGAN AJARI MEREKA ITU KERANA ALLAH TELAH MENGAJAR MEREKA (sheikh Tijani-Sunni Iraq) .....
>>>>>>> >>>>>>>

KITAB-KITAB RUJUKAN BANI HASYIM QURAISY MQTK

(for Malay language only)

*******

*******

b>

http://bobspek.blogspot.com/2011/03/kitab-kitab-mqtk.html

*

**

"ALIF MIM TA -ALIF MIM TA"